
Jadwal dinas yang padat bukan alasan meninggalkan sholat. Berikut dalil, keringanan yang dibenarkan, dan tips praktis bagi pegawai rumah sakit.
Bagi pegawai rumah sakit, jadwal dinas pagi, siang, dan malam sering kali bertabrakan dengan waktu sholat. Operasi yang panjang, pasien gawat darurat, atau antrean pelayanan bisa membuat waktu sholat terasa sempit. Bagaimana seorang muslim tetap menjaga sholatnya?
Sholat memiliki waktu yang ditentukan
إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَّوْقُوتًا“Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nisa: 103)
Ketika ditanya tentang amal yang paling dicintai Allah, Rasulullah ﷺ menjawab, “Sholat pada waktunya” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
Rentang waktu sholat cukup panjang
Waktu setiap sholat fardhu memiliki rentang, bukan hanya saat adzan. Waktu Dzuhur, misalnya, berlangsung sampai masuk waktu Ashar. Rencanakan sholat di sela tugas sebelum waktunya habis. Jadwal sholat harian dapat dilihat di halaman depan website ini.
Keringanan menjamak karena kebutuhan mendesak
Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah menjamak Dzuhur dengan Ashar serta Maghrib dengan Isya di Madinah, bukan karena takut dan bukan karena hujan. Ketika ditanya alasannya, beliau menjawab: agar tidak memberatkan umatnya (HR. Muslim).
Berdasarkan hadits ini, sebagian ulama membolehkan menjamak sholat bagi orang yang memiliki kebutuhan mendesak, seperti tenaga medis yang sedang menangani operasi panjang atau pasien gawat darurat. Dengan catatan:
- Tidak dijadikan kebiasaan, hanya saat benar-benar terdesak.
- Hanya antara Dzuhur dengan Ashar, serta Maghrib dengan Isya.
- Subuh tidak dapat dijamak, dan tidak boleh ditunda hingga matahari terbit.
Tips praktis bagi pegawai
- Berwudhu sebelum dinas dan jaga wudhu selama memungkinkan.
- Sepakati giliran sholat dengan rekan satu tim, agar pelayanan tetap berjalan dan semua mendapat kesempatan sholat.
- Sholat di awal waktu ketika keadaan sedang tenang, sebelum kesibukan datang.
- Siapkan tempat sholat di ruangan bila jauh dari masjid, cukup dengan sajadah di tempat yang bersih.
- Pasang pengingat waktu sholat di ponsel.
- Manfaatkan Masjid Ibnu Sina yang terbuka untuk pegawai sepanjang hari.
Jangan sampai terlewat
Bila sholat terlewat karena tertidur atau benar-benar lupa, kerjakan segera ketika ingat (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Namun menunda sholat tanpa uzur hingga keluar waktunya adalah dosa besar yang harus dihindari.
Tulisan ini disusun oleh Redaksi DKM Masjid Ibnu Sina sebagai panduan umum. Untuk kondisi khusus, silakan berkonsultasi dengan ustadz pembina melalui pengurus masjid.