
Kumpulan doa dan dzikir shahih untuk orang sakit: membaca Al-Mu‘awwidzat, meletakkan tangan pada bagian yang sakit, dan doa kesembuhan.
Doa adalah senjata seorang mukmin. Di samping ikhtiar medis, Rasulullah ﷺ mengajarkan doa dan dzikir yang dapat dibaca oleh pasien sendiri maupun keluarga yang mendampinginya.
1. Membaca Al-Mu‘awwidzat
Aisyah radhiyallahu ‘anha menceritakan bahwa Rasulullah ﷺ, ketika sakit, membaca Al-Mu‘awwidzat (surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas) lalu meniupkannya pada kedua telapak tangan dan mengusapkannya ke tubuh (HR. Al-Bukhari dan Muslim).
2. Meletakkan tangan pada bagian yang sakit
Rasulullah ﷺ mengajarkan ‘Utsman bin Abil ‘Ash yang mengeluhkan sakit di tubuhnya: letakkan tangan pada bagian yang sakit, ucapkan bismillāh tiga kali, lalu baca tujuh kali:
أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ“Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan yang aku rasakan dan aku khawatirkan.” (HR. Muslim)
3. Doa kesembuhan untuk orang lain
Dibaca tujuh kali di dekat orang yang sakit:
أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ، رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، أَنْ يَشْفِيَكَ“Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Rabb ‘Arsy yang agung, agar Dia menyembuhkanmu.” (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi, dishahihkan Al-Albani)
4. Doa Nabi Ayyub ‘alaihissalam
أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ“(Ya Rabbku), sungguh aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.” (QS. Al-Anbiya: 83)
5. Doa ketika sangat gelisah
لَا إِلَهَ إِلَّا أَنتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنتُ مِنَ الظَّالِمِينَ“Tiada Tuhan selain Engkau. Mahasuci Engkau, sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim.” (QS. Al-Anbiya: 87)
Ruqyah yang dibenarkan
Ruqyah adalah membacakan ayat Al-Qur’an dan doa dari Sunnah untuk orang sakit. Ruqyah dibolehkan selama tidak mengandung kesyirikan, dengan bahasa yang dipahami, dan diyakini bahwa yang memberi kesembuhan hanyalah Allah. Hindari bacaan atau benda yang tidak jelas asal-usulnya, seperti jimat dan rajah.
Doa tidak menggantikan pengobatan
Doa dan pengobatan berjalan bersama. Teruskan pengobatan sesuai arahan dokter, dan iringi setiap ikhtiar dengan doa yang tulus. Doa-doa lain dapat dibaca di halaman Doa & Dzikir website ini.
Tulisan ini adalah panduan keagamaan, bukan nasihat medis. Ikuti selalu arahan dokter dan tenaga kesehatan yang merawat. Untuk pertanyaan fikih, silakan berkonsultasi dengan ustadz pembina melalui pengurus masjid.